November 29, 2022

 

Hari ini Bangsa Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan yang ke 76. Karena hari special, berbeda dengan postingan saya di tesyasblog yang biasanya “late post”, hari ini langsung saya tulis: cerita sepedahan ke coffeeshop di tanggal 17 Agustus dengan nuansa merah putih.

Setelah mencari di instagram tujuan sepedahan ke coffeeshop untuk tanggal 17 Agustus, saya dan mr.husband memutuskan mencoba Sauciko yang merupakan singkatan dari Saung Cikunir Kopi di Bekasi.

Tiba di Sauciko, suasananya adem banget 🙂


GKL Loop

Karena Sauciko buka jam 08.00 saat weekend atau hari libur, mr.husband mengajak saya untuk mencoba GKL Loop atau singkatan dari Grand Kamala Lagoon Loop. Saya belum pernah ke sana dan tidak ada bayangan seperti apa.

Ternyata seru juga, looping di sebuah danau dan akhirnya naik ke jembatan. Hanya saja sayang tidak ada pohon ya. Jadi loop keliling danau itu pasti sangat panas kalau kami kesiangan.

Yeah akhirnya sampai di GKL

Keliling danau

Seru ada yang sambil 17 Agustus-an

Meninggalkan GKL Loop



Dari GKL Loop kami lanjut ke Sauciko lewat jalan di samping tol. Serunya naik sepeda adalah bisa melalui jalan yang tidak pernah saya lalui naik mobil.

Ini belum jam 8 pagi tapi sudah panas



Sauciko (Saung Cikunir Kopi)

Kami tiba sekitar jam 08.15, masuk ke kompleksnya disambut suasana yang rimbun. Perpaduan pohon yang rindang dan danau, membuat kami serasa tidak sedang di Bekasi:D

Yah terus dimana donk hahaha…

Asyik yah suasananya

Bisa duduk di saung atau di pinggir danau

Rombongan dengan baju 17 Agustus-an



Saya memesan Japanese Drip, sedangkan mr.husband memesan Ice Americano. Karana lapar, kami juga memesan tempe mendoan.

Kopinya enak, saya memilih beans Gayo Avatar atas rekomendasi barista. Sebetulnya ingin mencoba minuman merah putih seperti yang ada di instagram Sauciko. Sayangnya baru available jam 9 pagi.

“Mau nunggu enggak Bu?” tanya Barista saat saya memesan. 

Saya jawab, “Enggak ah Mas, panas!” Matahari selalu membuat saya cepat lelah saat bersepeda.
Coffee bar yang sederhana tapi fokus pada mesin kopinya..

… mesin kopinya mahal hahaha

Beans-nya banyak, seru ya!

Ngopi di pinggir danau

Sepedahan ke coffeeshop kali ini serunya double, karena banyak yang menggunakan baju merah putih dan seru melihat mereka foto-foto.

Akhirnya saya juga enggak mau kalah donk, foto juga walau helm dan baju saya putih merah. Yah namanya juga usaha.

Seru ya mereka 🙂

Giliran saya foto di danau

Kami lanjut pulang dan menyelesaikan 45KM hari ini di Kowis Loop. Matahari sudah sangat terik sekitar jam 10.45 saat kami tiba di rumah.

Ya ampun 45 KM saja sudah capek, bagaimana kalau 76 KM ya!


Dirhayu Indonesiaku. 


written on August 17, 2021

Follow our instagram @tesyasblog on updates of our bike journey



Next Post



Previous Post