November 29, 2022

Program lorong wisata menjadi gerbang bagi program strategis lain milik pemerintah kabupaten Makassar. Dari sana, akan memberi peluang banyak inovasi muncul untuk pembangunan Makassar. Program yang dicetuskan oleh bupati Danny Pomanto ini diibaratkan sebuah sel penentu apakah badan itu sehat atau sakit. Artikel tentang Aneka Ragam Lorong Wisata Makassar di Tallo ini berusaha mengulas program lorong wisata di Makassar, yuk baca sampai habis.

Jika lorong wisata berhasil, daerah pun nampak kuat perekonomian dan kesejahteraannya, begitu maksudnya. Maka, pembangunan lorong wisata pun dioptimalkan oleh pemerintah bersama masyarakat. Tak ketinggalan yaitu lorong wisata Makassar di Tallo

Lorong Wisata Makassar

Lorong Wisata di Makassar
Lorong Wisata di Makassar

Salah satu tujuan dari program lorong wisata adalah sebagai upaya pemulihan dan peningkatan perekonomian warga Makassar. Yaitu dengan memaksimalkan potensi setiap lorong atau daerah. Termasuk dengan mengoptimalkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di setiap lorong. 

Baca juga : Kue Khas Makassar yang Tahan Lama untuk Buah Tangan

Di setiap kelurahan, akan ada lorong atau area yang menjadi andalan. Di sana menjadi tempat eksplorasi potensi daerah yang bersinergi. Gambaran mudahnya begini. Di sebuah daerah di Makassar memiliki daerah yang cocok untuk ditanami sayur mayur organik. Di sana akan dibentuk kelompok ibu petani yang bervisi meningkatkan ketahanan pangan keluarga. 

Di wilayah yang sama, dikembangkan pula peternakan yang limbahnya bisa jadi pupuk untuk perkebunan rumahan. Nanti bila saatnya panen, sayur mayur akan dijual dengan menggunakan motor berkeliling komplek. Dengan sayur mayur dari kebun sendiri pula, potensi bisnis kuliner di daerah ini bisa dikembangkan dengan mudah. 

Tak sampai di situ. Karena adanya penataan ruang dan sistem terpadu, wilayah ini selain bisa meningkatkan perekonomian juga mampu menarik minat orang untuk datang menikmati keindahan ruang hijau mereka.

Di sisi lain, ciri khas kebanyakan desa wisata adalah banyaknya dinding yang dihias dengan lukisan warna – warni. Dalam proses pengembangan lorong wisata, permainan warna yang menarik menjadi salah satu aspek penting untuk diterapkan. Misalnya dengan pengaplikasian pada seni mural, doodle, dan lettering. Sehingga kreasi warna – warni, membuat lorong wisata menjadi semakin sedap dipandang mata.

Lorong Wisata di Kecamatan Tallo

Lorong Wisata di Kecamatan Tallo Makassar
Lorong Wisata di Kecamatan Tallo Makassar

Bersumber dari data digital milik Dinas Penataan Ruang pada Juni 2022, terhitung jumlah lorong wisata adalah 1.061 titik yang tersebar pada  15 kecamatan di kabupaten Makassar. Kecamatan Tallo pemegang rekor terbanyak, yaitu 105 lorong wisata yang tersebar pada 15 kelurahan di sana. 

Baca juga : Wisata di Pulau Sombori, Raja Ampatnya Sulawesi Tengah

Lorong wisata memang menjadi penting untuk kemajuan kota Makassar terutama kecamatan Tallo. Dengan program strategis ini,  masyarakat bersama pemerintah daerah seolah berlomba mempercantik dan berperan aktif memajukan daerahnya.

Tallo, seperti kecamatan lainnya di Makassar memiliki banyak lorong. Sebelumnya lorong – lorong itu menampakkan kesan kumuh, kotor, dan berbahaya. Dengan adanya program lorong wisata, semua kesan itu hilang. Berikut adalah beberapa lorong wisata di kecamatan Tallo:

Aneka Ragam Lorong Wisata Makassar di Tallo
Aneka Ragam Lorong Wisata Makassar di Tallo
  1. Lorong wisata Cheongju

Cheongju adalah nama salah satu minuman khas Korea Selatan. Dengan memakai nama ini, salah satu lorong wisata di Kelurahan Ujung Pandang Baru, Tallo. Cheongju juga merupakan nama kota yang terkenal sebagai  tempat berkumpul untuk kulineran.

Dari makna itulah, lorong wisata Cheongju kelurahan Ujung Pandang menyulap kampungnya menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai. Ada beberapa penjual makanan ringan dan minuman. Ada juga beberapa UMKM yang membuat dan menjual berbagai macam kerajinan kreatif.

  1. Lorong Wisata Hutan Bambu

Kecamatan Tallo memang memiliki banyak potensi wisata. Hal ini kemudian menjadi perhatian dan digarap jadi lorong wisata Makassar. Salah satunya adalah dengan adanya hutan bambu.

Baca juga : Destinasi Wisata Eksotis di Sulawesi Tenggara

Hutan bambu yang dikemas di tengah kota menjadi daya tarik tersendiri. Selain tempat pas untuk piknik dan bersantai, kawasan hijau ini juga jadi sumber oksigen untuk penduduk.

  1. Lorong Wisata Sejarah

Dengan adanya beberapa peninggalan sejarah seperti makam raja – raja Tallo dan bungker peninggalan Jepang, Tallo layak menjadi sentra wisata sejarah. Lorong wisatanya pun dikemas dengan ringkas supaya pengunjung bisa menikmati sekaligus belajar nilai – nilai sejarah masa lalu. 

Di kecamatan ini juga mengalir sungai Tallo sebagai jalur perniagaan kerajaan masa lalu. 

  1. Lorong Wisata Warna
Lorong Wisata warna di Makassar
Lorong Wisata warna di Makassar

Mengunjungi lorong satu ini pasti bikin terpana. Karena dinding sisi kanan kirinya dihiasi lukisan berwarna – warni. Mulai dari kreasi mural hingga seni lettering.

Selain nama lorong wisata, lukisan dinding juga menyampaikan kalimat motivasi. 

Lorong Wisata di Kecamatan Tallo Makassar telah mengubah banyak hal. Mulai dari penampilan kampung hingga peningkatan perekonomian masyarakatnya. Maka, melalui pariwisata yang bersinergi dengan potensi lain, program ini siap mengantar masyarakat untuk kembali bangkit dari keterpurukan pandemi. 

Baca juga : Paket tour Bunaken 2022

Pun bagi Kawanjo yang mengunjungi Sulawesi Selatan, jangan lupa menyusuri beragam lorong wisata Makassar ya! 

The post Rekomendasi 5 Lorong Wisata Makassar di Tallo appeared first on Pigiblog.