November 29, 2022

Mentawai menyimpan banyak pesona yang membuat kita mesti memasukkannya ke bucket list destinasi liburan. Selain terkenal dengan keunikan budaya yang masih terjaga, Mentawai mempunyai pesona pantai yang eksotis dengan ombak-ombaknya yang cantik. Posisinya yang langsung menghadap Samudera Hindia membuat kepulauan ini memiliki ombak besar yang konsisten sehingga menjadikannya surga bagi para peselancar dunia dan masuk jajaran ombak terbaik dunia. Ada cara gampang ke sini, ya dengan pesan paket wisata Mentawai di Pigijo. Kamu bisa cek itinerary dan detail lengkapnya di sini ya.

Mentawai juga masih menjaga budaya leluhur. Di sana terdapat suku Mentawai yang merupakan penduduk asli dari Kepulauan Mentawai di bagian barat Pulau Sumatera. Kabupaten Kepulauan Mentawai masuk dalam Provinsi Sumatera Barat. Kawanjo tau gak sih kalau Suku Mentawai dianggap sebagai salah satu suku tertua di Indonesia yang telah mendiami kepulauan Mentawai di Sumatera barat sejak 500 Sebelum Masehi? Hal ini yang membuat kebudayaan dari Suku Mentawai serta adat istiadat yang dimiliki oleh suku Mentawai sangatlah kuat. Bayangkan saja, suku ini sudah bertahan lama dan masih tetap terjaga hingga saat ini di tengah arus modernisasi dan juga globalisasi yang sangat gencar terjadi, terutama di Indonesia.

Lantas apa yang menjadi keunikan Suku Mentawai? Meski banyak orang-orang di Mentawai sudah memeluk agama Kristen dan Islam, Suku Mentawai juga memiliki kepercayaan tersendiri yakni Kepercayaan Sabulungan. Agama atau kepercayaan Sabulungan ini bisa dianggap seperti kepercayaan Animisme di mana seluruh benda yang mereka yakini memiliki roh dan jiwa. Ketika roh tidak dirawat dengan baik, maka roh akan bergentayangan dan menyebabkan malapetaka timbulnya penyakit. Maka dari itu Suku Mentawai memiliki kepercayaan yang kuat terhadap benda-benda yang mereka anggap sakral.

Bukan hanya ituloh kawanjo! Fakta unik lainnya Suku Mentawai telah dikenal dunia dengan seni merajah tubuhnya atau biasanya kita sebut dengan tato. Kawanjo sempat bertanya-tanya nggakk sih kalo tato itu merupakan suatu kegiatan yang modern, kekinian dan gaul? Dan pasti kawanjo menyangka juga kalo tato ini adalah kegiatan yang biasanya dilakukan oleh orang-orang luar negeri? Eitsss ada lagi nih fakta mengejutkan. Melansir dari GNFI bahwa seni lukis di atas kulit alias tato di suku mentawai ini telah ada sejak kedatangannya di Pantai Barat Sumatera sekitar 1500 SM – 500 SM. Era tersebut merupakan era Logam, dan dari situlah tradisi melukis kulit atau tato yang dilakukan oleh orang-orang suku mentawai disebut sebagai tato tertua di dunia.

Mappadegat8
Tradisi Mentato Suku Mentawai

Bagi masyarakat Mentawai tato memiliki makna yakni keseimbangan. Oleh karena itu tato yang menjadi identiknya adalah objek seperti batu, hewan dan tumbuhan itu merupakan salah satu objek yang wajib diabadikan di tubuh orang-orang suku mentawai.

Selanjutnya apa lagi hal yang unik dari suku mentawai kawanjo?

Mappadegat7
Tradisi Kerik Gigi Suku Mentawai

Berikutnya ada tradisi kerik gigi yang dilakukan oleh wanita-wanita suku mentawai, tampil cantik merupakan idaman bagi semua wanita. Tak jarang mereka melakukan segala cara untuk mendapatkan standar kecantikannya sendiri. Salah satunya yang dilakukan oleh para wanita Suku Mentawai, di Sumatera Barat. Wanita Suku Mentawai melakukan kerik gigi sebagai simbol kecantikan mereka di mata suaminya. Oleh karena itu, kerik gigi ini hanya dilakukan oleh para wanita dewasa yang akan segera menikah. Selain simbol kecantikan, juga sebagai kedamaian jiwa untuk wanita tersebut. Dalam prosesnya tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang, biasanya ketua adat yang akan melakukan pengerikan gigi menggunakan besi atau kayu yang sudah ditajamkan. Satu persatu gigi diruncingkan tanpa adanya istirahat bahkan pembiusan.

Kawanjo perlu tahu juga nih kalau Suku Mentawai juga terkenal dengan Uajab. Apa itu Uajab? Uajab adalah tradisi atau kebiasaan berburu orang Mentawai khususnya daerah hulu seperti Madobag dan sekitarnya yang dilakukan secara bersama-sama dengan anggota suku yang hadir. Ada lagi nih salah satu tradisi yang menjadi senjata pamungkasnya orang-orang suku mentawai sebelum melakukan Uajab, yakni meramu racun panah. Warga suku mentawai berburu dengan menggunakan anak panah yang diolesi ramuan racun. Ramuan racun itu terbuat dari tumbuhan disekitar Uma. Setelah racun dioles racun, anak panah dijemur di panas matahari dan disimpan dalam tabung bambu.

Mappadegat5
Tradisi Uajab Suku Mentawai

Beranjak dari keunikannya kita lihat keindahan alam yang dimiliki Pulau Mentawai yuk!

  • Pantai Mapadegat
Mappadegat
Pantai Mapaddegat
  • Pulau Nyang-nyang
Mappadegat1
Pulau Nyang-Nyang
  • Pulau Awera
Mappadegat2
Pulau Awera
  • Air Terjun Pejujurung
Mappadegat3
Air Terjun Pajujurung
  • Kampung Rorogot Suku Asli Mentawai
Mappadegat4
Kampung Rorogot

Gimana nih kawanjo penasaran gak? Selain seru, indah, juga menantang dan mendapat wawasan baru terkait budaya salah satu suku yang ada di Indonesia. Ohya! Keunikan dan keindahan alam yang sudah dijelaskan di atas merupakan sedikit dari banyaknya kekayaan alam dan budaya yang dimiliki oleh Suku Mentawai loh kawanjo! Tertarik menikmati keeksotisan berwisata alam dan budaya di Kepulauan Mentawai? Kamu bisa buktikan sendiri dengan mengunjungi langsung Kepulauan Mentawai. Cek paket wisata Mentawai di sini ya!

Nah, Kawanjo tak perlu khawatir dengan kegiatan apa saja yang akan Pigijo tawarkan. Berikut akan kami rincikan itinerary paket wisata Pulau Mentawai yang ada di Pigijo. Yuk, check this out!

Baca Juga : Inilah Keindahan Alam Mentawai yang Bisa Kamu Coba

Hari Ke-1

Peserta yang sudah memesan paket trip dan sudah siap untuk wisata Pulau Mentawai akan berkumpul di meeting point Pelabuhan Muaro Padang yang ada di Kota Padang. Selanjutnya peserta akan berangkat menuju Pelabuhan Siberut menggunakan kapal dengan waktu sekitar 4 Jam. Nah, setelah sampai di Pelabuhan Siberut, para peserta diarahkan untuk makan siang di Lokal Resto. Setelah makan siang perjalanan dilanjut menggunakan Kapal Pongpong menuju Desa Butui dengan menempuh waktu sebanyak 6 jam. Ketika sampai dilokasi tujuan para peserta akan diarahkan makan malam di rumah Sikerei. Setelah makan malam selesai peserta akan mendapatkan penginapan dan beristirahat untuk menyiapkan energi untuk trip di keesokan harinya.

Hari Ke-2

Paginya peserta akan dibangunkan untuk bersiap-siap. Namun sebelum pergi para peserta akan diarahkan untuk sarapan pagi bersama-sama. Dan setelah sarapan pagi, trip pun dimulai! Yang pertama peserta akan diajak untuk menyaksikan dan ikut serta untuk membuat panah dan ramuan racun tradisional untuk digunakan dalam berburu. Setelah ramuan racun selesai dibuat, waktunya berburu di hutan. Para peserta akan diajak menyusuri hutan dan berburu hewan buruan, pasti seru sekali bukan? Intinya peserta akan merasakan bagaimana rasanya menjadi masyarakat Suku Mentawai. Setelah berburu selesai peserta akan diajak juga mencari ulat sagu yang merupakan makanan khas mentawai. Selain mencari ulat sagu peserta juga akan diajak menyaksikan pengolahan kapurut sagu. Setelah penat beraktivitas saatnya menikmati makan siang sambil beristirahat. Sorenya peserta diajak untuk menyaksikan tarian Turuk Lagai yang merupakan tarian tradisional khas Mentawai. Seharian beraktivitas peserta menikmati makan malam dan setelah itu kembali ke penginapan untuk beristirahat.

Baca Juga : Wajib Dikunjungi, Berikut Rekomendasi Wisata di Padang dan Sekitarnya Terbaru 2022

Hari Ke-3

Di hari ke 3 peserta akan dibangunkan untuk bersiap-siap dan sarapan pagi. Agenda di hari ke 3 ini akan jauh lebih seru daripada hari sebelumnya, karena peserta akan diajak untuk melihat tradisi seni rajah yakni tato. Setelah sarapan selesai peserta akan diajak menyaksikan proses pembuatan tato, setelah itu peserta diikutsertakan dalam pembuatan kerajinan khas Mentawai seperti gelang, kalung dan lain-lain. Selain kerajinan tangan, peserta juga nantinya akan diajak membuat kain dan celana tradisional khas mentawai. Nah kalau kemarin peserta diajak untuk membuat kapurut sagu, kali ini di makan siang para peserta akan menikmati suguhan makan siang dari sagu kapurut loh! Nah setelah makan siang, peserta diajak untuk mencari ikan di sungai hingga malam tiba. Dan setelah itu dilanjut dengan makan malam lalu kembali ke penginapan untuk beristirahat.

Hari Ke 4

Tak terasa di hari ke 4 merupakan hari terakhir dimana peserta akan meninggalkan Pulau Mentawai. Peserta akan meninggalkan Pulau Mentawai melalui jalur air yakni menggunakan kapal ke Pulau Siberut. Setelah itu peserta akan menyantap makan siang. Setelah makan siang perjalanan dilanjut ke Pelabuhan Muaro Padang dan tur pun selesai dilaksanakan.

Nah, itu dia itinerary perjalanan wisata Pulau Mentawai di Pigijo! Selain itu, kami juga akan rincikan apa saja yang akan kamu dapatkan dari paket wisata Mentawai seharga Rp 3.525.000/pax ini.

Harga paket wisata Mentawai sudah termasuk

  1. Transportasi pejemputan dari dan ke Pelabuhan
  2. Tiket pulang pergi Muaro Padang-Siberut
  3. Makan sesuai program
  4. Transportasi di Mentawai
  5. Penginapan
  6. Air mineral
  7. Local Guide

Harga paket wisata Mentawai tidak termasuk :

  1. Dokumentasi
  2. Biaya tak terduga
  3. Kebutuhan pribadi
cover email

Well, masih banyak banget lho paket wisata menarik lainnya yang menanti Kawanjo. Mulai dari wisata DSP (Destinasi Super Prioritas) seperti Bali, Danau Toba, Borobudur, Gunung Prau, dan Labuan Bajo, hingga menggali kekayaan budaya dan merasakan pengalaman unik di desa wisata. Semuanya ada di Pigijo lho

Penulis : Mochammad Fadilah Arachman

The post Paket Wisata Mentawai, Seni Berburu Suku Asli Hingga Menikmati Pesona Alamnya yang Menakjubkan appeared first on Pigiblog.