December 5, 2022

Kalo bahas Bali, pasti nggak jauh-jauh tentang keindahan pantainya, club malam yang tersebar hampir di setiap sudut kota, atau cafe-cafe yang instagramable. Nggak salah kalau Bali menjadi destinasi yang paling diminati ketika liburan. Tapi kamu tau nggak sih, kuliner Bali juga nggak kalah ikonik dan ngangenin lho! Bertolak belakang dengan anggapan liburan ke Bali harus keluar banyak uang, hampir semua makanan khas Bali rekomendasi Nusatrip ini bisa kamu coba dengan harga yang sangat terjangkau. Yuk, kita bahas lebih lanjut, kuliner apa aja sih?

1. Nasi Campur Bali

Ngomongin makanan khas Bali, Nasi Campur Bali adalah salah satu yang paling sering “diburu” oleh para travelers. Sesuai namanya, nasi campur (atau biasa dikenal juga dengan nasi rames) pada dasarnya adalah nasi dengan berbagai lauk dan sayur. Nah, untuk Nasi Campur Bali, biasanya yang disajikan adalah nasi serta suwiran daging, lawar atau urap, dan sate lilit. Kadang juga yang dilengkapi dengan potongan telur rebus dan kacang tanah goreng. Jangan lupa juga dengan sambal matahnya ya!

2. Ayam Betutu

Ayam Betutu merupakan kuliner khas dari Gilimanuk, berupa ayam yang dimasak dengan rempah pedas dalam waktu lama, sehingga menghasilkan hidangan ayam yang empuk dan pedas. Makanan khas ini adalah salah satu yang paling nggak boleh kamu lewatkan saat liburan ke Bali, apalagi buat kamu yang suka makanan pedas. Meski aslinya berasal dari Gilimanuk, kamu bisa menemukan ayam betutu di banyak tempat di Pulau Bali, terlebih di area wisata seperti Bali Selatan guys.

3. Sate Lilit

Sate Lilit adalah makanan khas Bali lainnya yang cukup unik karena daging yang digunakan dicincang terlebih dahulu, baru kemudian dililit ke tusukan dari batang bambu atau malah di batang daun serai! Rasanya luar biasa enak, dan salah satu kuliner Bali lainnya yang wajib banget kamu nikmati saat liburan ke Bali. Seperti lawar dan sambal matah, Sate Lilit juga gampang banget ditemukan terlebih di warung nasi campur. Kamu bahkan bisa menikmatinya di restoran seperti Bebek Tepi Sawah atau Bebek Bengil di Ubud.

4. Rujak Kuah Pindang

Rujak memang bukan makanan khas Bali, tetapi rujak dengan bumbu kuah pindang? Nah, itu baru khas! Rujak Kuah Pindang ini terbilang unik karena tidak disajikan dengan bumbu rujak biasa, melainkan dengan kuah pindang ikan tuna yang dibuat pedas. Isiannya pun seperti rujak biasanya, seperti irisan mangga muda atau buah lainnya. Wah, penasaran nggak sih sama rasa uniknya?

5. Nasi Tepeng

Sekilas, Nasi Tepeng memang keliatan kayak nasi campur biasa. Biasanya disajikan dengan nangka muda, ayam goreng, kacang panjang, atau telur dan dibungkus daun pisang. Tapi ada yang unik dalam persiapan dan penyajian nasinya: nasi tepeng dibuat dengan santan dan bumbu-bumbu seperti kunyit, daun salam, serta garam. Lalu setelah akan disajikan, nasi tepeng akan disiram dengan bumbu khas dan parutan kelapa. Baru dilengkapi dengan lauk pauknya. Uniknya lagi, tekstur nasi tepeng tidak keras seperti nasi uduk, tapi lembek. Makanan khas ini berasal dari Gianyar, jadi kalau kamu sedang ke arah Gianyar misalnya saat berkunjung ke Bali Safari Park, kamu bisa sambil berburu Nasi Tepeng juga!
6. Tipat Blayag
Tipat Blayag merupakan makanan khas Bali dari Buleleng, berupa ketupat yang dibuat menggunakan daun enau atau daun aren, lalu disajikan dengan urap, suwiran ayam, telur rebus, atau bahkan sate lilit. Lalu perpaduan ini disiram dengan kuah yang khas.