November 29, 2022

 

Inilah rute yang sudah menjadi penyelamat selama PPKM Level 4 awal diterapkan. Saat itu  pesepeda tidak boleh di jalan raya, olahraga baik jalan kaki ataupun sepeda dilakukan di kompleks perumahan.

Kota Wisata atau disingkat Kowis Loop ini lain dari loop yang “datar” seperti Mozia Loop dan Alam Sutera Loop (saya pernah tulis di sini). Ada “tanjakan syahdu Janji Jiwa” dan juga tanjakan setelah Kopi Nako.

Yuk kita lihat seperti apa sih Kowis Loop itu.

Kota Wisata Loop setelah tanjakan syahdu Janji Jiawa

Kowis Loop Panjangnya 5 KM

Yang disebut Kowis Loop itu adalah antara dua bundaran: bundaran kantor pemasaran Kota Wisata dan bundaran setelah Masjid. Kurang lebih panjangnya 5 KM satu putaran.

Saya pernah gowes bersama mr.husband setelah solat Subuh. Salah satu keunggulan Kowis Loop adalah udara segar dan dingin apalagi setelah Subuh.

Nunggu sepi baru bisa foto begini haha

Langitnya ungu 🙂

Pesepeda biasanya memulai aktivitas sekitar jam 06.00 sampai dengan 06.30. Jam tersebut masih sepi. Nah setelah jam 7, Kowis Loop mulai ramai. Jadi kalau mau gowes di Kowis Loop, lebih baik tiba sekitar jam 06.30.

Pemandangan favorit saya di Kowis Loop

Pagi hari bisa sambil menikmati munculnya matahari

Di depan Fresh Market Kowis

Foto ini diambil saat PPKM Level 4 dan weekday, jadi sepi

Gerbang Kota Wisata Juga Icon Favorit Untuk Foto

Jika Kowis Loop kurang menantang, bisa juga lanjut ke rute gerbang utama Kota Wisata. Menuju gerbang akan ada tanjakan setelah gereja. Setelah tanjakan selesai bisa foto-foto di gerbang utama.

Begitu juga dari gerbang Kota Wisata menuju ke kantor pemasaran Kota Wisata, ada tanjakan setelah RS Eka Hospital Kota Wisata.

Tapi yang harus saya highlight, rute dari dan ke gerbang ini adalah area yang paling rimbun. 

Tanjakan menuju gerbang Utama Kota WIsata

Di area gerbang utama Kota Wisata Cibubur

Tanjakan Terberat di Kota Wisata Loop: Cluster Kyoto

Nah, kalau tanjakan di rute utama dan rute gerbang Kowis terlalu “cemen”, masih ada satu tanjakan lagi di cluster Kyoto.

Setelah Kopi Nako, coba deh belok kiri. Akan ada turunan tajam sebelum sungai, hati-hati ya di sini. Setelah turunan, berhenti dulu sebentar untuk foto sungai yang kalau pagi hari seperti di Arashiyama Kyoto deh vibe-nya.

Sungai setelah cluster Kyoto

Foto dulu ah di Sungai

Setelah sungai, lanjut saja dulu sampai dengan gerbang Kota Wisata yang tembus ke Jalan Raya Narogong. Oh ya by the way tanjakan menuju “gerbang Montreal” ini juga “pedes” !

Tanjakan gerbang Montreal

Putar balik di gerbang Montreal menuju ke rute utama Kowis Loop, ada tanjakan setelah sungai. Menurut saya sih ini adalah tanjakan terberat di Kota Wisata, cobain ya!

Tanjakan tercuram di Kowis, untung pakai e-bike:D

Rute Starbucks Kota Wisata

Kalau sebelumnya saya tulis mengenai rute gerbang utama, ada juga rute menuju Starbucks Kota Wisata yang berada di area “belakang”

Jika ingin mencoba ke sana, setelah masjid jangan berputar, lurus saja terus melewati Hero, hingga nanti akan terlihat lambang Burger King dan Starbucks.

Saat “ngabuburide” ke Starbucks

Jalanan di belakang Starbucks merupakan cluster baru. Jalanan luas, banyak yang berolahraga di sini. Namun untuk pagi hari Senin sd Sabtu, mulai jam 8 akan banyak pekerja bangunan. Jadi kalau mau explore rute belakang Starbucks, baiknya hari Minggu saja.

Bisa foto dengan rumah contoh

Foto sunset terbaik di jalanan belakang Starbucks ini

Jalanan luas namun daerah ini masih banyak pembangunan


Tukang Foto di Kowis Loop

Di jalur utama Kowis Loop jam 6.30 sd 9.30 banyak tukang foto yang standby. Setelah gowes di Kowis Loop, siang harinya coba intip instagram @kowisloopfoto 

Lalu masuk ke akun para fotographer, cari deh fotonya, dan kalau ada yang cocok tinggal whatsapp untuk transaksi foto.

Foto di jalur utama Kowis Loop



Gowes Malam di Kowis, Why Not?

Nah tapi jangan lupa untuk menyalakan lampu depan dan belakang ya. Ini beberapa foto saat saya dan mr.husband gowes malam di Kowis Loop.

Sensasi gowes malam itu beda sih ya.

Ke gerbang agak seram karena jalanan gelap

Ke Starbucks aja deh yang terang

Dimana Sebaiknya Parkir Saat Kowis Loop

Jika teman-teman loading sepeda, area favorit parkir sepeda di sekitar Kopi Nako dan Janji Jiwa. Mungkin supaya setelah gowes langsung ngopi ya.

Tapi saya juga suka lihat pagi-pagi ada yang parkir di Starbucks. Kalau mau di tengah-tengah sebaiknya parkir di ruko Sentra Eropa.

Kopi Nako akhirnya buka di Kota Wisata

Pagi hari di Kopi Nako




Selamat mencoba gowes di Kowis Loop, kalau ketemu sepeda ungu dengan baju dan sepatu ungu, disapa ya. Hahahaha.

Salam sehat selalu.


written on August 22, 2021

Follow our instagram @tesyasblog on update of our bike journey



Next Post
Littlewood Coffee Ciangsana Cibubur


Previous Post
Furusato Izakaya